Monthly Archives: June 2013

Jadwal Bola Tanggal 24-30 Juni 2013

jadwal bola

Artikel Bola Terkini Jadwal Bola tanggal 24-30 Juni 2013 yang ditayangkan oleh stasiun televisi Nasional

Tanggal Hari Kick Off Event Pertandingan Live TV
24 Juni 2013 Senin 15:30 ISL PBR vs Gresik United tvOne
25 Juni 2013 Selasa 01:00 Piala Dunia U-20 Spanyol vs Ghana ANTV
25 Juni 2013 Selasa 15:30 ISL PSPS vs Persib tvOne
26 Juni 2013 Rabu 15:30 ISL Persisam vs Persepam tvOne
27 Juni 2013 Kamis 15:30 ISL Mitra Kukar vs Persela tvOne
30 Juni 2013 Minggu 01:00 Piala Dunia U-20 Mesir vs Inggris ANTV

Brasil Tidak Memandang Remeh Uruguay

Brasil_Fan-451x652

Brasil Tidak Memandang Remeh Uruguay

Agen Bola Berita – Piala Konfederasi 2013 akan segera mendekati akhirnya, dalam satu minggu kedepan kita akan dapat melihat siapa yang akan menjadi pemenang Piala Konfederasi. Sekarang kita akan memasuki Babak semi final yang mempertemukan Brasil vs Uruguay dan Italia vs Spanyol. Pada kamis nanti tanggal 27 Juni 2013 partai semi final pertama akan mempertemukan Brasil melawan Uruguay.

Brasil pada Piala Konfederasi kali ini memiliki rekor tidak pernah kalah dan menang tiga kali berturut-turut pada babak penyisihan grup. Permainan Brasil didorong oleh para pendukung Brasil yang selalu mensuport mereka didalam stadion dan dengan moral, semangat serta kemampuan yang tinggi Brasil akan memantapkan jalur mereka menuju final. Pada saat nanti melawan Uruguay para pemain Brasil diingatkan untuk tidak menganggap remeh Uruguay, karena Uruguay merupakan lawan yang akan menyusahkan mereka untuk mencapai final. Penjaga gawang Brasil Julio Cesar mengingatkan tuan rumah Brasil untuk tidak menganggap remeh Uruguay dan harus bermain dengan serius pada saat semi final yang akan diselenggarakan di Belo Horizonte. Uruguay telah menampilkan permainan rata-rata mereka di babak kualifikasi Piala Dunia tetapi pemenang 2011 Amerika Selatan ini berhasil menemukan penampilan terbaik mereka di Brasil dengan mengalahkan Nigeria dan Tahiti pada babak kualifikasi grup.

Julio Cesar menunjuk seorang Edinson Cavani, Diego Forlan, dan Luiz Suarez sebagai pemain yang harus diwaspadai, para pemain Uruguay lainnya dinilai tidak cepat putus asa, semangat juang mereka sangat luar biasa. “mereka sangat kuat didalam penyerangan dan dapat menentukan permainan mereka sendiri” tambah kiper Brasil tersebut. Penjaga gawang Julio Cesar juga mengatakan “aku telah mengenal mereka dengan baik dan kita harus dalam keadaan waspada. Hal kecil sekalipun dapat menentukan jalannya pertandingan.” Julio Cesar yang kemungkinan bermain diliga kedua liga Inggris karena klub yang dibelanya Queens Park Rangers mengalami degradasi musim ini. Brasil menunjukan kekuatannya bersama pelatih yang memenangkan juara Piala Dunia 2002 Luiz Felipe Scolari, memenangkan semua pertandingan penyisihan grup di Piala Konfederasi. Untuk tim Uruguay mereka harus memperbaiki penampilan mereka setelah dikalahkan oleh tim Italia dan kembali menang melawan Nigeria untuk melaju ke semi final pada penyisihan grup Piala Konfederasi. “Tidak ada yang menjadi favorit. Mereka akan percaya diri setelah mereka memenangkan Copa Amerika pada 2011” kata Julio Cesar. Empat tim semi final Piala Konfederasi merupaka para pemenang Piala Dunia, Brasil pemegang lima kali Piala Dunia, Italia empat kali, Uruguay dua kali dan Spanyol satu kali.

Marco Van Basten

marco_van_basten_wallpaper_5-normal

Marco Van Basten

Agen Bola Berita – Marcel “Marco” van Basten adalah seorang manajer sepak bola Belanda dan mantan pemain sepak bola, yang bermain untuk Ajax dan Milan, serta tim nasional Belanda, pada tahun 1980 dan awal 1990-an. Dia dianggap sebagai salah satu pemain depan terbaik sepanjang masa dan telah mencetak 277 gol dalam karirnya, tapi memainkan pertandingan terakhir pada tahun 1993 pada usia 28 karena cedera yang menyebabkan pengunduran dirinya dari sepak bola dua tahun kemudian. Dia kemudian menjadi pelatih kepala Ajax dan tim nasional Belanda.

Dikenal karena kekuatannya pada penguasaan bola, kesadaran taktis dan serangan spektakuler dan tembakan mautnya Van Basten meraih penghargaan Pemain Terbaik Eropa tiga kali (1988, ’89 dan ’92) dan FIFA World Player of the Year pada tahun 1992. Van Basten berada di peringkat kedelapan dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh majalah mingguan Prancis France Football untuk menerima penghargaan Ballon d’Or Football Player of the Century. Pada tahun 1999, Van Basten menduduki peringkat kesepuluh pemain Eropa dan ia peringkat kedua belas Best Player of The Century di IFFHS. Pada tahun 2004, Van Basten menjadi salah satu dari 125 pemain sepakbola hidup terbaik dalam daftar FIFA 100. Pada tahun 2004, sebuah jajak pendapat nasional diadakan untuk 100 orang paling berpengaruh di Belanda (De Grootste Nederlander) dan Van Basten adalah nomor 25, tertinggi kedua untuk pemain sepak bola, di belakang Johan Cruyff. Pada bulan Maret 2007, Van Basten berada di peringkat pertama dalam daftar atlet hebat yang memiliki karier yang pendek di rilis oleh Sky Sports.

Ia juga bermain di Demetrio Albertini testimonial di San Siro pada bulan Maret 2006, dan mencetak gol sebelum diganti di awal babak pertama. Pada tanggal 22 Juli 2006, ia juga kembali bermain untuk untuk merayakan testimonial 11 tahun karir dari Dennis Bergkamp di Arsenal, yang merupakan pertandingan pertama dimainkan di Emirates Stadium yang baru. Ia bermain di babak kedua untuk tim legenda Ajax. Dia memasuki pertandingan sebagai pemain pengganti Johan Cruyff. Dia juga mengambil bagian dalam kampanye iklan Tyskie ini (bir Polandia) dengan Luis Figo dan Zbigniew Boniek. Sebagian besar karirnya di habiskan di klub A.C Milan bersama dua rekannya di timnas belanda yaitu Ruud Gullit dan Frank Rijkaard. Mereka juga sering di sebut sebagai Trio Belandanya AC. Milan.

Pertandingan Pertama Pellegrini Berlangsung di Afrika

pellegrini

Pertandingan Pertama Pellegrini Berlangsung di Afrika Selatan

Agen Bola Berita – Pertandingan pertama Manuel Pellegrini yang bertanggung jawab memimpin klub kaya raya Manchester City akan terjadi di Afrika Selatan pada 14 Juli 2013 mendatang.  Manuel Pellegrini dan Manchester City akan menjalani tur pramusim mereka menghadapi tim yang berasal dari Afrika Selatan. Ini merupakan ujian yang berat bagi Pellegrini untuk membuktikan dirinya layak untuk melatih klub sebesar Manchester City, dan merupakan kesempatan baginya untuk menguji skuad yang dibentuknya, dan mempelajari karakteristik para pemain, sehingga seorang Manuel Pellegrini mampu membangun skuad yang padu dan terkordinasi dengan baik untuk menghadapi kompetisi yang diikuti oleh Manchester City musim depan, diantaranya Barclays Premier League, Piala FA, Capital One Cup, dan Liga Champions Eropa.

Pellegrini, mantan pelatih Real Madrid dan Malaga ini memegang kursi kepelatihan Manchester City, sebagai suksesor seorang Roberto Mancini yang dipecat akhir musim 2012 – 2013 yang lalu, karena gagal mendaratkan 1 gelar pun untuk Manchester City di musim terakhirnya mengepalai Manchester City, puncaknya ialah kekalahan memalukan City di final piala FA yang harus membuat City puas berstatus sebagai Runner Up di kompetisi paling tua di dunia itu. Pellegrini disebut-sebut merupakan figure yang tepat untuk membawa City kembali ke kejayaannya, dan menghancurkan dominasi tetangga mereka  di Manchester, yakni Manchester United, yang musim lalu berhasil mengamankan gelar Premier League dari tangan Manchester City. Manchester City akan menghadapi tim Supersport United di Loftus Versfeld yang diselenggarakan di kota Pretoria, dalam pertandingan pertama dari dua pertandingan yang akan dilakoni Manchester City sebagai bagian dari Nelson Mandela Football Invitational. Pertandingan kedua Pellegrini mengepalai tim bertabur bintang, Manchester City akan menghadapi AmaZulu FC pada 18 Juli 2013 di stadion Moses Mabhida di Durban.

Kepala eksekutif Manchester City, Ferran Soriano mengatakan: “Kami sangat gembira bisa mengunjungi Afrika Selatan pada musim panas ini untuk memulai persiapan kami untuk menghadapi musim baru serta berlaga di dua pertandingan penting, kami telah memilih Durban sebagai basis kami untuk tempat pelatihan sementara kami disana.” “Supersport dan Ama Zulu akan memberikan kami sebuah ujian yang sangat baik untuk kami dalam menghadapi musim sibuk tahun depan, yang akan dimulai pada 17 Agustus 2013 nanti dan pertandingan melawan Supersport United dan Ama Zulu FC adalah waktu yang menarik untuk dilakoni Manchester City dan untuk Manuel Pellegrini yang mengambil alih tim untuk pertama kalinya.” “Afrika Selatan menunjukan dirinya sebagai Negara sepak bola pada tahun 2010 yang lalu dengan Piala Dunia yang berlangsung dengan sukses disana. Mereka memiliki fasilitas kelas satu dan fan base sepak bola, dan perjalanan ini akan menjadi kesempatan yang fantastis bagi kita untuk menemui langsung para pendukung Manchester City di Afrika. “

Peter Schemeichel

peter

Peter Schemeichel

Agen Bola Berita – Peter Schmeichel Bolesław MBE (lahir 18 November 1963) adalah pemain sepak bola profesional Denmark yang bermain sebagai penjaga gawang, dan terpilih sebagai “Kiper Terbaik di Dunia” pada tahun 1992 dan 1993. Dia kiper terbaik yang diingat selama bertahun-tahun, yang paling sukses di klub Inggris Manchester United, menjadi kapten United Liga Champions 1999 dan akhirnya United dapat melengkapi Treble, dan memenangkan UEFA Euro 1992 dengan Denmark. Lahir di Gladsaxe, Copenhagen, Schmeichel terkenal karena fisiknya yang luar biasa, dia mempunyai tinggi 1.91 m (6 ft 3 in) dan berat sekitar 105 kg (16 st £ 7). Dia memakai kaos sepak bola khusus yang dibuat ukuran XXXL.

Yang luar biasa bagi seorang penjaga gawang, Schmeichel mencetak 11 gol selama karirnya, termasuk satu untuk tim nasional. Dia juga pemain yang paling banyak bermain untuk tim nasional Denmark, dengan 129 pertandingan antara tahun 1987 dan 2001. Selain Euro 92, ia bermain untuk negaranya di Piala Dunia FIFA 1998 dan tiga tambahan turnamen Kejuaraan Eropa. Dia kapten tim nasional dalam 30 pertandingan. Schmeichel di nobatkan sebagai kiper terbaik dunia ketiga pada abad ke 20 setelah Lev Yashin dan Gordon Banks pada tahun 2003. pada tahun yang sama, Schmeichel di masukan ke Inggris Football Hall of Fame sebagai pengakuan atas kiprahnya pada permainan sepak bola di Inggris. Pada bulan Maret 2004, ia diangkat sebagai salah satu dari “125 pemain sepakbola terbesar yang pernah ada”, pada perayaan 100 tahun FIFA.

Dia memegang rekor untuk rasio clean sheet terbesar di Liga Premier dengan 42% dari laga yang dimainkannya di liga yang berakhir tanpa timnya kebobolan. Dia juga mewakili Gladsaxe Hero, Hvidovre, Brøndby, Sporting CP, Aston Villa dan Manchester City dalam karir yang berlangsung dari tahun 1981 hingga tahun 2003. Putranya, Kasper, juga merupakan kiper sepak bola professional. Setelah pertunjukan nya di kancah internasional, Manchester United membelinya pada tahun 1991 dengan harga 505ribu poundsterling yang dijelaskan pada tahun 2000 oleh Manajer Manchester United Alex Ferguson sebagai “tawar-menawar abad ini.” Schmeichel memainkan sebagian besar karirnya untuk United, dengan total lama bermain sembilan tahun. Dengan United, Schmeichel memenangkan lima gelar FA Premier League, tiga Piala FA, satu Piala Liga, dan Liga Champions. Schmeichel bermain untuk Manchester City pada musim 2002-03. Rekor Schmeichel dalam derby Manchester luar biasa, karena ia tidak pernah di pihak yang kalah. Selama sembilan tahun dengan Manchester United, mereka tidak terkalahkan melawan Manchester City, sedangkan di musim tunggal dengan City, mereka menang di Maine Road dan imbang di Old Trafford.