Monthly Archives: December 2013

Perez Tidak Ingin Ada Rasis Di Bernabeu

Perez Tidak Ingin Ada Rasis Di Bernabeu

Perez Tidak Ingin Ada Rasis Di Bernabeu

Sebagai salah satu antisipasi awal dari aksi rasis membuat Real Madrid memiliki salah satu pemikiran jitu. Ide tersebut dengan menyingkirkan pendukung garis keras ‘Ultras Sur’ dari posisi yang biasa mereka tempati saat ini di stadion Santiago Bernabeu. Ide brilian itu coba dicetuskan presiden klub Florentino Perez, yang ingin mengisi posisi tersebut dengan orang-orang muda dan hanya antusias sebagai salah satu suporter dan tentunya memiliki sikap dan watak yang bukan jiwa pemberontak dan rasial. Salah satu upaya dari Florentino Perez itu ternyata sudah diketahui oleh pihak media terlebih dulu, dan tidak ada yang tahu siapa yang membocorkan rencana tersebut, sehingga membuat sang presiden hilang kesabaran dengan pendukung garis keras ‘Ultras Sur’, yang menyanyi dan melantunkan untuk membawa suasana di Bernabeu menjadi tidak terkendali, dan memang dalam beberapa kesempatan terakhir, para pembuat rusuh itu terlibat dalam banyak insiden kekerasan dan ofensif selama bertahun-tahun.

Menurut pernyataan klub yang dirilis melalui situs resmi klub selama liburan musim dingin, memberikan konfirmasi kalau pihak klub sedang berupaya membuka pendaftaran kembali dari pemegang tiket terusan, yang rela bersedia pindah tempat dari posisi di dekat lapangan untuk bergabung dengan bagian yang baru. “Klub Sepakbola Real Madrid ingin mengumumkan proses re-organisasi lengkap dari ‘Grada de Animacion’ di Sektor Selatan Stadion Santiago Bernabeu dan mengundang semua anggota yang memegang tiket terusan untuk mengirimkan permintaan jika mereka ingin merasakan posisi yang baru di area tersebut,” bunyi pernyataan klub. “Kami membuka periode permintaan ini dari 15 Januari 2014 dan aplikasi harus dikirim melalui email atau secara online pada halaman layanan pelanggan para anggota. Dalam peraturan yang baru untuk memenuhi Sisi Selatan ‘Grada de Animacion’ dalam kondisi bahwa pemohon harus memenuhi persyaratan yang tersedia di halaman tersebut.”

Salah satu hal yang menyebabkan pemberlakuan aturan baru ini diperkuat setelah empat pendukung mendapatkan denda sebesar 3,000 euro setelah membentangkan logo swastika dan simbol Nazi lainnya, saat kekalahan di kandang dari Atletico Madrid pada Oktober lalu yang berimbas kepada hukuman selama 12 bulan dari kegiatan klub. Sementara sikap dari pendukung Real Madrid belakangan ini semakin aneh tindak-tanduknya, setelah beberapa anggota kelompok dalam kabar baru-baru ini menjual buku kenangan kaum fasis di pasar-pasar sekolah. Dalam insiden belakangan tersebut, sepertinya kubu Real Madrid ingin memanfaatkan kesempatan dari perpecahan yang terdiri dari 1,000 kelompok yang cukup kuat untuk membawa suatu perubahan. Salah satu sektor yang terletak di belakang gawang sisi selatan, yang biasanya dihuni oleh kaum ultras menjadi kosong dalam beberapa bulan belakangan ini, di mana kabar yang berkembang di media Spanyol mengungkapkan bahwa telah terjadi pergolakan antar kepemimpinan dalam suatu kelompok yang sedang berlangsung saat ini.

Menurut El Mundo mengklaim sebuah faksi sayap kanan yang lebih radikal dan sebagian besar dihuni oleh kaum lebih muda telah mengambil alih kelompok, dengan kepemimpinan sebelumnya yang telah dipinggirkan, setelah serangkaian tawuran antar pendukung yang terjadi di sekitar stadion pada suatu pertandingan lalu.

Wenger : Kami Membuktikan Identitas Gelar Arsenal

Wenger Kami Membuktikan Identitas Gelar Arsenal

Wenger : Kami Membuktikan Identitas Gelar Arsenal

Arsene Wenger menegaskan jika skuad Arsenal mampu membuktikan identitasnya gelar mereka setelah membalik keadaan dari ketinggalan satu gol untuk menang 3-1 di West Ham. Arsenal belum pernah menang dalam empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan telah tergeser ke posisi kedua klasemen di belakang Liverpool sebelum kick-off kemarin. Keadaan terlihat lebih buruk ketika mereka tertinggal karena gol Carlton Cole satu menit setelah restart di Upton Park, telah menyia-nyiakan beberapa peluang untuk meraih keunggulan di babak pertama. Tapi skuad Wenger membuktikan bahwa mereka adalah penantang gelar yang sesungguhnya dengan Theo Walcott mencetak dua gol dan Lukas Podolski juga sukses menjebol gawang sekembalinya dari istirahat empat bulan karena cedera hamstring.

Dalam wawancara pasca pertandingan manajer Perancis itu mengatakan: “Kami telah menjawab beberapa pertanyaan besar. Jika kami tidak menang kami akan harus menjawab banyak pertanyaan. Itu adalah jenis permainan yang akan banyak di pertanyakan orang kepada kami jika kami tidak menang dan bahkan lebih jika kami mengalami kekalahan.” “Apakah hasil ini membuktikan bahwa anda adalah pesaing gelar yang sebenarnya? Ya. Tim ingin melakukannya dengan baik dan berkarakter hebat.” “Konsentrasi kami sangat bagus. Kami telah memiliki masa sulit, tetapi jujur​​, itu terutama karena jadwal yang telah kami jalani. Saya benar-benar berpikir bahwa jadwal itu benar-benar mengerikan.” “Bila anda tidak meraih kemenangan dalam empat pertandingan adalah penting untuk kembali meraih kepercayaan diri dan menang.”

Sementara itu gelandang Arsenal Aaron Ramsey akan kehilangan sisa periode sibuk setelah menderita cedera paha dalam pertandingan dengan West Ham tersebut. Ramsey dipaksa keluar setelah 64 menit di Upton Park, dengan pengunduran dirinya benar-benar membantu The Gunners, dimana penggantinya Lukas Podolski mencetak satu gol dan memberi satu assist saat Arsenal mengklaim kemenangan 3-1. Berita dari cederanya Ramsey yang sedang merayakan ulang tahunnya, akan menjadi pukulan bagi Arsene Wenger karena gelandang Wales tersebut telah menjadi pemain yang luar biasa musim ini. “Sepertinya cedera paha,” kata Wenger. “Bagi saya, saya tidak tahu seberapa serius cedera paha yang di alaminya. Itu adalah hari ulang tahunnya hari ini.” “Saya tidak tahu berapa lama akan kehilangan dia. Kami harus melihat besok [Jumat] pagi. Ia langsung tahu, tapi kita harus melihatnya nanti.”

Ramsey di pastikan melewatkan pertandingan hari Minggu melawan Newcastle dan bentrokan Rabu mendatang dengan Cardiff, dengan fans Arsenal mengharapkan Ramsey akan siap untuk kembali dalam showdown putaran ketiga Piala FA pekan depan dengan Tottenham. Wenger mengatakan dia senang dengan ketahanan  yang di tunjukkan timnya saat melawan West Ham, dengan kemenangan tersebut membawa Gunners kembali ke puncak klasemen Liga Primer. “Saya sangat senang. Secara keseluruhan, saya merasa kami mengontrol permainan tapi merasa kami memiliki masa sulit di mana permainan bisa berubah. Itu terjadi pada 10 menit pertama babak kedua ketika West Ham mencetak gol dan mereka memiliki sebuah gol sundulan dari umpan silang. Itu pasti titik balik permainan itu dan setelah itu kami punya banyak peluang.” “Kita tidak bisa mengambil peluang kami di babak pertama dan kami merespon dengan sangat baik di babak kedua, pada akhirnya memenangkan pertandingan dengan cara yang meyakinkan.”

Sbobet News Mourinho Lancarkan Perang Urat Syaraf

Sbobet News Mourinho Lancarkan Perang Urat Syaraf

Sbobet News Mourinho Lancarkan Perang Urat Syaraf

Pada akhir pekan ini  akan tersaji duel bigmatch di Liga Inggris antara Chelsea yang akan menjamu Liverpool. Manajer Chelsea Jose Mourinho sepertinya sudah melancarkan perang urat syaraf kepada calon lawannya tersebut melalui pernyataannya. Mourinho menyebut jika Liverpool diuntungkan dalam laga tersebut karena hanya fokus di kompetisi domestic. Chelsea akan menjamu tim tamu Liverpool di Stamford Bridge pada hari Minggu tanggal 29 Desember besok. Saat ini antara Chelsea dan Liverpool hanya dipisahkan dengan perbedaan satu poin saja di klasemen sementara. Chelsea berada di urutan ketiga klasemen di bawah Manchester City dengan 37 poin sementara Liverpool diurutan keempat dengan 36 poin. Saat in persaingan di papan atas klasemen sementara Liga Inggris memang sangat sengit.

Menjelang tahun 2013 berakhir dan datangnya tahun baru 2014, Arsenal yang memimpin klasemen bahkan hanya berselisih jarak delapan poin dari penghuni urutan tujuh dan delapan yakni Manchester United dan Tottenham Hotspurs. Dengan kondisi ini dan akan bertemunya tim asuhannya dengan Liverpool maka Mourinho menyebut jika The Reds lebih diuntungkan dengan tim besar Liga Inggris lainnya terutama tim yang diasuhnya Chelsea karena menurut mantan pelatih Real Madrid ini Liverpool musim ini bisa lebih fokus ke persaingan di Prmier League tanpa harus membagi fokusnya di kompetisi Eropa.

Mourinho mengatakan musim ini Brendan Rodgers, manajer Liverpool diakuinya memang sedang menjalani musim yang fantastis karena mampu membawa Liverpool ikut meramaikan persaingan merebut titel Liga Inggris. Tapi Mou menyebut Rodgers bisa memimpin latihan para pemainnya dengan tenang setiap hari karena bisa fokus di kompetisi domestic saja dan itu sebuah keuntungan yang sangat besar bagi kubu Liverpool. Menurut Mourinho dengan tidak bermain di kompetisi Eropa musim ini, Liverpool memiliki keuntungan dengan masa istirahat yang lebih panjang dibandingkan dengan Chelsea, Arsenal dan Manchester United yang masih harus bertarung di babak 16 besar Liga Champions pada bulan Februari tahun depan tapi juga keuntungan dari jumlah laga yang lebih sedikit untuk dimainkan.

Dengan berlaga di ajang domestik dan Eropa, Chelsea menurut Mourinho harus memainkan setidaknya 60 laga dalam satu musim sedangkan Liverpool hanya bermain dalam 40 laga saja dalam semusim dan ini adalah perbedaan yang sangat besar. Mou juga memberikan apresiasi kepada Brendan Rodgers yang sudah bekerja keras pada musim ini untuk kembali membuat Liverpool menjadi tim yang diperhitungkan sebagai kandidat juara setelah pada musim-musim sebelumnya pengoleksi gelar juara Liga Inggris terbanyak kedua setelah Manchester United ini selalu tersisih dari posisi empat besar.

Preview Aston Villa vs Swansea City – Liga Inggris

Preview Aston Villa vs Swansea City – Liga Inggris

Preview Aston Villa vs Swansea City – Liga Inggris

Aston Villa akan berupaya semaksimal mungkin untuk kembali ke jalur kemenangan. Menjamu  Swansea City di Villa Park, tim asuhan Paul Lambert itu mengharapkan tiga angka pada laga yang digelar akhir pekan ini. Tidak mudah bagi Aston Villa dan Swansea City yang menelan hasil buruk di laga Boxing Day kemarin, sehingga kedua tim tentu ingin tampil impresif dan kembali ke jalur kemenangan di musim ini. Kubu tuan rumah mengantongi tiga kekalahan terakhir dan mereka bahkan tidak mampu menghadapi tantangan dari Crystal Palace, yang menempati zona degradasi, walau mereka masih belum diperkuat oleh ujung tombak Christian Benteke, yang berkutat dengan cedera lutut. Namun demikian pemain asal Belanda, Ron Vlaar, kemungkinan siap diturunkan oleh Lambert di pertandingan nanti, setelah pulih dari cedera betis.

Derita tim tamu juga tidak kalah gemilang dan mereka seakan semakin lesu setelah mesin gol Michu tidak dapat tampil selepas menjalani operasi engkel dan ia baru akan kembali beberapa periode ke depan. Michel Vorm, Nathan Dyer dan Garry Monk, keseluruhannya sudah absen untuk jangka panjang, sehingga membuat pelatih Michael Laudrup hanya memiliki 19 pemain yang dalam kondisi prima. Jawara Piala Liga musim lalu itu belum mampu mencetak tiga angka dari tiga pertandingan terakhir dan mereka mengantongi kekalahan saat tampil di Boxing Day  dari tuan rumah Chelsea. Dari empat pertemuan antar kedua tim, masing-masing sudah mengantongi kemenangan, dan dua lainnya berakhir dengan hasil imbang.

Pada pertandingan terakhir Swansea hanya dapat bermain imbang melawan Aston Villa, pada pertandingan nanti Aston Villa akan menekan Swansea dan keluar sebagai juara.

Preview Aston Villa vs Swansea City – Liga Inggris

Aston Villa vs Swansea City 2 – 1 (50%)

Aston Villa vs Swansea City 2 – 2 (30%)

Aston Villa vs Swansea City 1 – 2 (20%)

Penampilan terakhir:

Aston Villa: S-S-M-K-K-K
Swansea: M-K-M-S-S-K

Kemungkinan susunan pemain:

Aston Villa: Guzan, Lowton, Westwood, Vlaar, Baker, Albrighton, Bacuna, Delph, Kozak, Helenius, Weimann

Swansea: Tremmel, Tiendalli, Britton, Canas, Chico, Williams, Hernandez, De Guzman, Shelvey, Pozuelo, Bony

Robinho Pertimbangkan Tinggalkan Milan

Robinho Pertimbangkan Tinggalkan Milan

Robinho Pertimbangkan Tinggalkan Milan

Salah satu pemain AC Milan dan juga tim nasional Brasil, Robinho saat ini sejatinya masih terikat kontrak hingga musim panas tahun 2016 mendatang. Akan tetapi pemain yang juga pernah membela klub Manchester City dan juga Real Madrid tersebut menyebutkan bahwa dirinya tidak menutup pintu rapat – rapat seandainya ada tawaran dari klub yang berasal dari Brasil. Saat ini namanya sendiri tengah dihubungkan dengan salah satu klub raksasa asal Brasil, Santos. Dirinya juga menyebutkan bahwa Santos merupakan klub dimana dirinya tumbuh dahulu, serta masih memiliki rasa hormat serta perhatian yang sangat besar kepada fans. “Santos merupakan klub dimana tempat saya bertumbuh dulu. Saya masih memiliki rasa hormat saya serta perhatian tersendiri dengan para fans klub tersebut, kita lihat saja apa yang akan terjadi kedepannya,” ungkap Robinho seperti yang dilansir dari Globoesporte.

Dirinya juga menyadari bahwa saat ini masih sulit untuknya bisa kembali ke Brasil karena masih terikat kontrak bersama dengan AC Milan, namun situasi masih bisa berubah kapanpun, oleh sebab itu dirinya menyerahkan kepada yang Maha Kuasa terkait masa depannya tersebut. “Saya berpikir bahwa situasi di sini sedikit sulit, karena saya masih memiliki kontrak bersama dengan AC Milan. Akan tetapi masa depan saya hanya Tuhan yang menentukannya.” Pungkas sang pemain. Saat ini permainannya bersama dengan AC Milan juga tidak terlalu bersinar dan justru banyak mendapatkan kritikan atas penampilannya selama ini membela klub asal kota Milan tersebut, di bursa transfer musim panas kemarin sejatinya namanya juga dikaitkan dengan klub Santos. Akan tetapi transfer tersebut urung terjadi, dan sang pemain justru memutuskan untuk memperpanjang kontraknya bersama dengan ‘Il Rossoneri’ julukan untuk klub AC Milan yang baru akan berakhir hingga Juli 2016 mendatang. Seandainya Santos sendiri memaksa ingin segera mendatangkan sang pemain kembali ke Brasil, maka harga jual dari Robinho sendiri akan menjadi lebih tinggi mengingat durasi kontrak sang pemain masih menyisakan dua setengah musim lagi.

Robinho merupakan sosok pemain yang komplit, memiliki kecepatan, tendangan yang akurat serta determinasi didalam pertandingan, namun memang permainannya bersama dengan AC Milan tengah mengalami penurunan begitu juga permainan keseluruhan klub tersebut. Dirinya yang berhasil didatangkan oleh AC Milan dari Manchester City setelah gagal bersinar bersama dengan Manchester City, meskipun sang pemain sendiri menjadi pemain dalam proyek besar klub Manchester City untuk dapat bersaing di Inggris dan juga Eropa. Karena penampilannya tidak menjanjikan selama berada di Etihad Stadium, Manchester City akhirnya melepas sang pemain dengan potongan harga, harga yang jauh dibandingkan pada saat mereka membelinya dari Real Madrid yang mencapai 35 juta Poundsterling.