sbobet mobile, sbobet wap Sbobet,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Kisah Menarik Duet SAS Seusai Laga vs Everton

Kisah Menarik Duet SAS Seusai Laga vs EvertonKisah Menarik Duet SAS Seusai Laga vs Everton – Duet hebat yang dimiliki Liverpool saat ini yaitu Suarez dan Sturridge atau yang lebih sering disebut SAS memang tidak diragukan lagi kehebatannya. Total 37 gol sudah dicetak mereka berdua dikompetisi Premier League.  Atas pencapaian gol yang sudah dicetaknya saat ini, Suarez memimpin tabel topskor di Liga Inggris dengan 23 gol sedang rekannya Sturridge berada dibawahnya dengan raihan 14 gol.

Deut ini saat ini menjadi duet maut di Benua Eropa. Gol yang diciptakan Suarez dan Sturridge melebihi duet maut lainnya yang ada diliga – liga lainnya. Contohnya saja Cavani dan Ibrahimovic di PSG dan Messi dan Neymar di Barcelona. Tentu ini merupakan pencapaian yang luar biasa yang pernah diukir mereka berdua.

Saat Mersyside Derby berlangsung melawan Everton lalu ada kejadian menarik saat Suarez “marah” ketika Sturridge tidak mengoper bola kepadanya. Padahal Suarez dalam kondisi yang tidak terkawal. Alhasil Suarez dan Sturridge terlibat adu cekcok saat pertandingan berlangsung sehingga mengganggu jalannya permainan Liverpool. Meski begitu kejadian ini tidak terlalu kontras. Rodgers, pelatih Liverpool yang melihat kejadian ini langsung memanggil keluar Sturridge agar digantikan oleh Victor Moses. Pada saat pergantian pun Sturridge lagi-lagi mendapat Ocehan, kali ini dari Rodgers. Tetapi saat itu Sturridge terlihat lebih tenang dan kemudian berkumpul bersama yang lain di bench.

Setelah pertandingan selesai, Sturridge mengakui kesalahannya tersebut. Ia menganggap bukan hanya Luis Suarez saja yang marah kepadanya tetapi juga seluruh pemain dan fans Liverpool. Sturridge juga merasa dirinya sedikit egois karena mengambil tendangan pinalti namun yang terjadi malah tidak berbuah gol. Berbeda dengan Sturridge, Suarez justru tak terlalu memperpanjang masalah itu. Bagi Suarez membawa Liverpool meraih kemenangan adalah tujuan utama.

Pendapat lainnya diungkapkan Rodgers saat konferensi pers dilakukan. Menurut Rodgers, Sturridge masih belum bisa mengendalikan mental bermainnya setelah lama cedera. Waktu Sturridge saat berlatih yang terbilang sedikit saat menjelang lawan Everton, hasilnya Sturridge sedikit belum bisa bekerja sama dengan tim. Ini menjadi alasan Rodgers.

Ungkapan lainnya diucapkan kapten tim, Steven Gerard. hal yang dilakukan Sturridge adalah hal biasa sebagai seorang pemain sepakbola. Terbawa ekspektasi dan motivasi yang tinggi menjadi penyebab utamanya. Memang, saat itu Sturridge tampaknya sedang ingin merasakan mencetak hattrick di laga Mersyside Derby.

Dilaga itu Liverpool berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 4-0. Gol dicetak oleh Steven  Gerrard, 2 gol dari Sturridge dan 1 gol lagi disumbang oleh Suarez. 2 gol Sturridge saat itu juga membuat rekor, yaitu menjadi pemain kedua Liverpool setelah Fowler yang mampu mencetak dua gol dibabak pertama. Hasil itu juga membawa anak asuhan Brendan Rodgers ini sedikit menjauh dari kejaran tim-tim dibawahnya.