Tag Archives: as roma

Bola Online Piala Dunia Garcia Sebut Roma Masih Bisa Kejar Juventus

Bola Online Piala Dunia Garcia Sebut Roma Masih Bisa Kejar JuventusBola Online Piala Dunia Garcia Sebut Roma Masih Bisa Kejar Juventus  – Pelatih yang berasal dari Perancis itu tetap berkeras dengan mengatakan bahwa dirinya serta para pemainnya masih belum menyerah untuk bisa memenangkan gelar juara Scudetto pertama mereka sejak tahun 2001 silam menjelang pertandingan pada hari Sabtu melawan Atalanta. Continue reading

AS Roma Gagal Merebut Posisi Puncak Klasemen Kembali

AS Roma Gagal Merebut Posisi Puncak Klasemen Kembali

AS Roma Gagal Merebut Posisi Puncak Klasemen Kembali

AS Roma bertemu dengan Cagliari dalam laga Serie A di Stadion Olimpico hari Selasa dini hari (26/11/2013). As Roma yang sempat tergeser di posisi puncak oleh Juventus berharap untuk mendapatkan hasil positif dalam pertandingan tersebut. Juventus berhasil menggeser kedudukan AS Roma setelah mengalahkan Livorno. Namun harapan tim besutan Rudi Garcia ini tidak berhasil. Terpaksa mereka menerima hasil imbang setelah Cagliari tak memberi kesempatan kepada anak asuhan Rudi Garcia ini untuk mencetak gol. Hal itu menyebabkan AS Roma terpaksa tetap berada di posisi kedua dengan selisih satu poin dengan Juventus. AS Roma sebenarnya sudah mendominasi permainan dan berkali kali berhasil menciptakan peluang, namun karena rapatnya lini pertahanan Cagliari membuat pemain AS Roma kesulitan membongkar pertahanan mereka. Selain itu penjaga gawang Cagliari Vlada Avramov juga tampil dengan gemilang. Beberapa kali kiper Cagliari itu melakukan penyelamatan terhadap gawangnya. AS Roma tercatat menguasai bola hingga 66 persen dan telah melakukan percobaan sebanyak 19 kali dengan lima kali diantaranya mengarah tepat sasaran.

Sejak awal pertandingan, AS Roma sudah melakukan penyerangan. Baru berjalan empat menit, Gervinho sudah mencoba untuk mengancam gawang Cagliari. Gervinho melewati beberapa pemain belakang Cagliari, setelah dekat dengan gawang dirinya mencoba untuk melepaskan tendangan ke arah gawang lawan, namun usahanya masih gagal karena berhasil diblok oleh Vlada Avramov. Di menit ke 13, Alessandro Florenzi yang mendapat bola dari hasil tendangan pojok mencoba untuk melepaskan tembakan ke arah gawang namun tendangan nya tersebut melambung diatas mistar gawang Cagliari. Usaha dari Miralem Pjanic yang melakukan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke 30 juga masih belum berhasil. Di menit ke 34, ganti Cagliari yang mencoba melakukan serangan. Segundo Ibarbo mencoba untuk membobol gawang AS Roma setelah mendapat umpan dari Andrea Cossu yang berada di sisi kiri. Namun usaha Segundo Ibarbo ini masih bisa dihalau oleh Morgan De Sanctis.

Kemudian AS Roma kembali membangun serangan. Gervinho dan Strootman mencoba mengancam gawang Cagliari di menit berikutnya. Namun lagi lagi usaha mereka berdua belum membuahkan hasil. Babak pertama berakhir dengan skor sementara sama kuatnya yaitu 0-0. As Roma masih tetap menguasai permainan di babak kedua. Mehdi Benatia mendapat peluang emas di menit ke 48 untuk mencetak gol. Namun tendangan bek Roma itu masih melenceng. Dua menit kemudian Vlada Avramov kembali menyelamatkan gawangnya dari tendangan melengkung Maicon. Cagliari akhirnya berhasil menjebol gawang AS Roma di menit ke 53. Namun sayang gol tersebut dianggap tidak sah karena wasit menganulir karena menurut wasit Rossettini sudah terjebak di posisi offside. Hingga pertandingan selalu baik AS Roma maupun Cagliari tidak ada yang berhasil mencetak gol. Kedudukan sama kuatnya 0-0. Serangan AS Roma yang bertubi – tubi selalu gagal karena selalu berhasil dipatahkan pemain Cagliari di lini pertahanan mereka. Sedangkan Cagliari lebih sering memanfaatkan serangan balik.

Agen Bola Berita AS Roma Akan Kembali Ke Jalur Kemenangan

AS Roma Akan Kembali Ke Jalur Kemenangan

AS Roma Akan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Agen Bola Berita AS Roma Akan Kembali Ke Jalur Kemenangan – Dalam dua pertandingan terakhir nya AS Roma mendapatkan hasil yang tidak memuaskan. Setelah berhasil meraih 10 kali kemenangan sejak awal musim, Tim besutan Rudi Garcia ini hanya bisa memperoleh hasil imbang 1-1 saat bertanding menghadapi Torino dan Sassuolo. Hasil tersebut membuat jarak AS Roma dengan pesaingnya semakin tipis. Meski masih tetap bertahan berada di posisi puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 32 poin, AS Roma hanya unggul satu poin dengan Juventus yang berada di peringkat kedua. AS Roma dalam 12 pertandingan ini masih tercatat menjadi satu satunya tim yang belum pernah terkalahkan baik di pertandingan kandang maupun pertandingan tandang. Performa AS Roma yang mulai menurun membuat AS Roma yang semula diprediksikan bakal menjadi pesaing terkuat dalam perebutan scudeto mulai diragukan kemampuannya. Bahkan justru Juventus dan Napoli yang masih berada di posisi bawahnya yang saat ini mulai dijagokan menjadi pemegang scudeto.

Rudi Garcia mencoba untuk membela anak asuhnya dengan mengatakan bahwa dari awal musim AS Roma memang tidak dibangun untuk meraih gelar scudeto di Serie A, namun mereka lebih dipersiapkan untuk memenuhi target bisa lolos ke kompetisi Eropa pada musim depan. Menurutnya meraih hasil imbang di dua pertandingan terakhir mereka bukanlah suatu bencana yang besar, namun adalah sesuatu yang wajar. Kesempatan pada jeda internasional ini akan dimanfaatkan oleh AS Roma untuk memulihkan kebugaran para pemain. Morgan de Sanctis kiper AS Roma berharap beberapa pemain yang terpaksa absen dari pertandingan sebelumnya karena mengalami cedera bisa secepatnya pulih dan bergabung untuk memperkuat tim. Dalam pertandingan pertama setelah Jeda International, AS Roma akan menjamu Caliagri pada hari Selasa pekan depan tanggal 26 November 2013. Mereka membidik nilai penuh untuk mengembalikan jalur kemenangan mereka.

Saat melawan Caliagri, Marco Boriello dan Gervinho diperkirakan sudah bisa dimainkan. Sedangkan Francesco Totti dan Mattia Destro masih belum bisa bermain karena kondisinya belum fit dan masih harus menjalani masa pemulihan. Totti diharapkan segera pulih tapi saat ini dirinya hanya harus fokus pada pemulihan kondisinya. Sedangkan Destro adalah seorang pemain yang memiliki antusiasme yang sangat besar dan sangat ditunggu kontribusinya untuk tim. Poin penuh dibutuhkan untuk menjaga keunggulan dengan Juventus agar posisi AS Roma diperingkat pertama tetap aman. Saat ini peringkat pertama diduduki AS Roma dengan 32 poin, di posisi kedua ada Juventus dengan 31 poin dan di posisi ketiga ada Napoli dengan nilai 28 poin. Selisih nilai yang cukup tipis ini membuat AS Roma bersemangat untuk meraih nilai maksimal di pertandingan berikutnya. Agen Bola Berita AS Roma Akan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Agen Bola Pjanic Pahlawan Roma

Agen Bola Pjanic Pahlawan Roma

Pjanic Pahlawan Roma

Agen Bola – Pertandingan antara AS Roma yang digelar  pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2013 di Stadion Olimpico berakhir dengan skor 2-0. Kemenangan berhasil diraih oleh tim tuan rumah AS Roma, yang semakin mengokohkan kedudukan di peringkat pertama klasemen dengan nilai yang sempurna yaitu 24 poin dari 8 pertandingan tak terkalahkan. Dua gol AS Roma berhasil dicetak oleh Miralem Pjanic. Pemain bernomor punggung 15 itu berhasil mencetak gol pada menit ke 45 dan pada menit ke 71. Gol yang pertama berhasil dicetak melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Miralem Pjanic saat perpanjangan waktu di babak pertama. Tendangannya berhasil melewati pagar pertahanan pemain Napoli dan penjaga gawang Napoli Pepe Reina tidak berhasil menyelamatkan gawangnya. Tendangan ini merupakan hukuman bagi tim tamu karena Paolo Cannavaro melanggar pemain AS Roma Gervinho  diluar kotak penalti.

Gol yang kedua berkat tendangan penalti di babak kedua. Tendangan Penalti ini dihadiahkan oleh wasit kepada AS Roma dikarenakan Borriello dilanggar oleh Paolo Cannavaro didalam kotak penalti.  Miralem Pjanic yang ditunjuk untuk mengeksekusi bola berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan berhasil membobol gawang Napoli yang hanya dijaga oleh Pepe Reina . Setelah itu Napoli terpaksa harus bermain dengan sepuluh pemain setelah kapten Napoli Paolo Cannavaro mendapatkan kartu merah dan harus keluar lapangan. Dua gol ini menjadi gol lanjutan yang dibuat oleh Miralem Pjanic untuk AS Roma. Sebelumnya pemain kelahiran Bosnia ini berhasil menyumbangkan gol pertamanya untuk AS Roma saat bertanding melawan Hellas Verona. AS Roma memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 3-0.

Selama delapan pertandingan bersama AS Roma Miralem Pjanic berhasil mencetak gol sebanyak tiga kali dan menjadi pembantu terciptanya gol sebanyak tiga kali. Dalam penilaian situs Whoscored, Miralem Pjanic memperoleh nilai 7,94 tertinggi kedua setelah Daniele De Rossi. Tercatat dirinya telah melakukan 500 passing dengan tingkat akurasi 89 persen atau 445 yang sukses menemui rekan rekannya. Sebagai gelandang serang kemampuan Miralem Pjanic dibuktikan dengan tendangan tendangan kerasnya dengan rataan shotnya 2,4 per laga. Miralem Pjanic sudah memperkuat AS Roma selama tiga musim namun sinarnya sudah tampak ketika dirinya berkarir di Liga Prancis.

Karirnya dimulai di Metz sebagai klub pertamanya kemudian berpindah ke Lyon.  Dirinya pernah mendapat tawaran dari Pelatih Tim Nasional Perancis namun Miralem Pjanic lebih memilih Luksemburg karena saat itu tempat tinggal mereka dan ayahnya menilai  Luksemburg mempunyai pembinaan usia muda yang sangat bagus. Setelah itu Miralem Pjanic memilih membela Yugoslavia sebagai tanah kelahirannya dan setelah senior dia memilih membela Bosnia. Memang itu merupakan pilihan yang tepat bagi Miralem Pjanic. Agen Bola

Agen Bola Quo Vadis, AS Roma?

Quo Vadis, AS Roma

Quo Vadis, AS Roma?

Agen Bola – Langit di atas Trigoria – markas latihan AS Roma – tampak mendung kelabu awal bulan Juni kemarin. Diawali dengan kekalahan 0-1 Roma dari Lazio di final Coppa Italia, memupuskan harapan terakhir bagi AS Roma untuk berlaga di level Eropa musim depan, setelah performa yang tidak konsisten di Serie A membuat mereka hanya menduduki peringkat keenam di akhir musim.

Hanya naik satu peringkat dari akhir musim lalu, tidak cukup untuk membawa Il Lupi bermain di Europa League. Ini merupakan musim kedua sejak investor Amerika mengambil alih kepemilikan klub dan prestasi Roma tetap terpuruk. Franco Baldini, direktur AS Roma, mengundurkan diri dan pindah menjadi direktur teknis Fulham. Banyak yang bilang itu sebuah bentuk pertanggungjawabannya, namun lebih banyak yang menganggapnya kabur dan mengutuknya. Tampuk kepelatihan AS Roma juga kosong, seiring tidak dikontraknya Aurelio Andreazzoli – yang menggantikan Zdenek Zeman – sebagai pelatih tetap. Ada banyak nama yang disebutkan sebagai calon penggantinya, namun satu demi satu membantah atau memilih melatih klub lain, di antaranya Laurent Blanc, Roberto Mancini, dan Walter Mazzarri. Rudi Garcia yang ditunjuk pada tanggal 12 Juni 2013 pun tidak disambut dengan antusiasme – banyak yang merasa dia hanya pilihan terakhir. Bursa transfer pergantian musim ini pun disambut lesu pada awalnya bagi Romanisti – pendukung AS Roma. Isu kepindahan wakil kapten Daniele De Rossi yang semakin santer – bukan isu baru, sudah semacam berita rutin setiap jeda kompetisi – dan bek muda Marquinhos yang diincar begitu banyak klub-klub besar Eropa bak kembang desa baru.

Miralem Pjanic dan Erik Lamela juga sempat dirumorkan akan pindah. Pablo Osvaldo, striker utama La Maggica musim lalu, jelas akan dijual karena tingkah lakunya di ruang ganti. Dan kiper utama Roma Maarten Stekelenburg juga hengkang ke Fulham, akhir cerita yang dia sudah nantikan sejak Januari lalu. Sebelumnya, sudah banyak fans yang sinis dengan perburuan pemain yang dilakukan AS Roma. Bos dari Amerika dianggap tidak sungguh-sungguh memburu pemain bagus, lebih sering membeli pemain muda yang dianggap sebagai investasi masa depan. Tuduhan yang dialamatkan adalah Roma membeli pemain hanya berbekal menonton rekamannya di Youtube, video-video dengan judul “The New <masukkan nama pemain terkenal di sini>”. Dan itu, luar biasa konyol.

Bila mengevaluasi ulang kinerja Roma di bursa transfer dua musim terakhir, tidak ada yang berhak meragukan keseriusan pemilik baru Roma untuk memperkuat skuad. Bulan Juni-Agustus 2011 misalnya, memang benar bahwa Roma mendatangkan banyak pemain muda dari berbagai klub. Erik Lamela (River Plate), Bojan Krkic (Barcelona), Miralem Pjanic (Lyon), dan Jose Angel (Sporting Gijon) merupakan pemain muda yang dibeli. Juga ada Simon Kjaer (Wolfsburg) dan Fabio Borini (Parma), yang didatangkan dengan status pinjaman namun ada opsi untuk merekrutnya secara permanen. Namun Il Giallorossi juga mendatangkan pemain berpengalaman seperti Maarten Stekelenburg, Gabriel Heinze, Pablo Osvaldo, Marco Borriello, dan Fernando Gago, menghabiskan tidak kurang dari 70 juta Euro di bursa transfer musim itu saja. Agen Bola