Tag Archives: berita liga inggris

Chamakh Menenggelamkan West Ham Menuju Degradasi

Chamakh Menenggelamkan West Ham Menuju Degradasi

Chamakh Menenggelamkan West Ham Menuju Degradasi

Marouane Chamakh meniupkan kehidupan baru ke tawaran survival Crystal Palace dan menyeret West Ham kembali ke pertempuran degradasi Liga Primer. Gol Chamakh mengamankan kemenangan di pertandingan kandang pertama dimana Tony Pulis menjadi manajer Eagles dan mengangkat mereka dari dasar klasemen. Striker tersebut sebelumnya hanya berhasil mencetak gol sekali musim ini – yang masih satu gol lebih banyak dari saat dirinya lima bulan di pinjamkan ke West Ham musim lalu. Tapi sundulan menit ke-42 nya membuat Palace meraih kemenangan ketiga mereka musim ini, dan kemenangan pertama mereka sejak Pulis resmi mengambil alih jabatan manajer dari Ian Holloway. West Ham memulai pertandingan dengan mengetahui bahwa kemenangan bisa melambungkan mereka ke papan atas, tetapi mereka sekarang hanya berselisih tiga poin dari Palace yang tampak ditakdirkan beberapa minggu yang lalu. Tim Sam Allardyce baru saja meraih kemenangan 3-0 atas Fulham pada hari Sabtu, masih belum bisa melakukan back-to-back kemenangan liga sejak mereka dipromosikan tahun lalu, statistik yang belum mereka ubah musim ini. Palace sendiri menerima dorongan 24 jam sebelumnya ketika kapten Mile Jedinak menandatangani kontrak jangka panjang baru, dan gelandang muda itu menunjukkan mengapa ia merupakan pusat peluang mereka menghindari kekalahan.

Ravel Morrison mencoba yang terbaik untuk mengacaukan pertahanan Palace pada kesempatan langka. Ia lolos dari hadangan Jedinak dan larinya yang kencang membuatnya di langgar oleh Damien Delaney, yang mendapatkan kartu kuning. Noble melakuakn tendangan bebas yang melewati tembok atas Palace, tetapi tendangan voli Nolan saat me rebound nya hanya mengarah lurus kepada Julian Speroni. Kesempatan terbaik West Ham di dapatkan oleh Mo Diame, yang harusnya melakukan lebih baik ketika ia menyambar umpan silang melengkung dari Stewart Downing. Kegagalan yang tampak lebih mahal saat kemudian Palace memimpin pertandingan. Tendangan sudut Barry Bannan sukses diblokir, tetapi, ketika bola kembali kepadanya, gelandang Skotlandia itu kembali melepaskan crossing kedua yang berhasil di konversi menjadi gol oleh Chamakh yang tidak terjaga.

Pulis jelas merasa lebih bersemangat karena Palace keluar lebih menyerang di paruh kedua untuk membunuh West Ham. Tim tamu tampak porak poranda di serbu oleh badai serangan yang di bangun oleh skuad Palace. West Ham harusnya mendapat gol di menit ke 65, ketika Downing melakukan tembakan voli rendah, namun James Tomkins melakukan pelanggaran di daerah yang membuat gol tersebut di anulir. Nasib yang sama menimpa Palace saat Jimmy Kebe melakukan cut-back terhadap Jedinak, namun sayang gelandang tersebut terperangkap offside. West Ham menekan untuk menyamakan kedudukan pada akhir laga tapi Morrison dan James Collins tidak berhasil mendapatkan target.

Kagawa Yakini Akan Sulit Lawan Everton

Kagawa Yakini Akan Sulit Lawan Everton

Kagawa Yakini Akan Sulit Lawan Everton

Pemain berposisi gelandang kubu klub besar asal Permier League, Manchester United yakni bernama Shinji Kagawa mengungkapan bahwa dirinya itu sangat mempercayai timnya akan mengalami kesulitan dalam melakoni laga melawan Everton pada pekan ke – 14 Premier League yang akan berlangsung pada akhir pekan ini, laga tersebut itu akan di laksanakan di kandang kebesaran United yakni Old Trafford. Dalam laga   nanti memang ada beberapa hal yang menarik untuk di simak, hal tersebut itu yakni pelatih Manchester United saat ini bernama David Moyes akan kembali melakoni laga melawan mantan klub yang pernah di tanganinya yakni Everton yang merupakan klub yang sudah selama satu decade belakangan ini di tanganinya sebelum pada akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Everton pada musim panas yang lalu.

Bukan hanya sosok pelatih itu saja, akan tetapi juga untuk pemainnya juga yakni Maroune Fellaini yang nantinya akan kembali bermain melawan mantan klubnya sendiri dan juga eks rekan satu timnya pada musim lalu yang pada saat ini di tangani oleh pelatih bernama Roberto Martinez. Akan tetapi di sisi lain juga ada yang sangat di sayangkan di dalam menyongsong melakoni laga ini kubu klub The Red Devils itu sendiri membawa modal yang kurang apik yakni membawa modal hanya hasil imbang pada saat bermain melawan Spurs, sementara itu untuk calon lawannya membawa modal yang sangat bagus yakni kemenangan dengan skor besar atas Stoke City yakni kemenangan dengan skor akhir 4-0. Pemain asal Jepang tersebut itu mengungkapkan bahwa Eveton itu memang sebuah klub yang memiliki banyak sekali pengalaman dan laga pada malam nanti saat bermain melawan kami dan lagan anti kemungkinan besar akan berjalan sangat sulit. Akan tetapi kami ini harus bisa untuk memaksakan menunjukkan permainan terbaik kami sendiri dan itu sudah tentu saja akan tampil maksimal pada laga akhir pekan nanti.

Saya mengharapkan United nantinya mendapatkan hasil bagus pada laga nanti, pertandingan yang akan penuh dengan perjuangan, akan tetapi kami ini juga harus tetap bisa merasa tenang dan berkonsentrasi penuh, tidak akan mempedulikan siapa nantinya lawan yang akan kami hadapi. Yang terpenting untuk saat ini yakni persiapan tim dan juga kekompakan di dalam skuad untuk bisa mendapatkan hasil maksimal yang sudah di targetnya sebelum menjalani laga. Selain itu juga setiap pemain harus bisa mempunyai rasa percaya diri yang tinggi dalam melakoni laga nanti karena dengan itu akan memudahkan dalam hal bermain dengan baik dan masing – masing pemain bisa menunjukkan permainan aktraktif yang bagus dan pada akhirnya nanti mendapatkan kemenangan dan bisa membuat senang para fans setia Manchester United.

Moyes Inginkan Konsistensi Nani Menjadi Bukti

Moyes Inginkan Konsistensi Nani Menjadi Bukti

Moyes Inginkan Konsistensi Nani Menjadi Bukti

Pelatih yang baru menukangi klub sebesar Manchester United pada musim ini yakni bernama David Moyes mengungkapkan bahwa dirinya itu mengakui sangat menaruh ekspektasi sangat besar kepada pemainnya bernama Luis Nani. Setelah mampu mengentaskan dari jarangnya bermain, pemain yang berposisi sebagai pemain gelandang tersebut itu turut berkonstribusi atas kemenangan besar yang baru saja di dapatkan oleh The Red Devils di ajang Liga Champions dengan kemenangan besar atas Bayer Leverkusen dengan skor akhir 5-0. Pemain timnas Portugal tersebut itu ikut dalam andil mencetak ke lima gol tersebut itu yang di lakukannya untuk menutup kemenangan timnya itu atas lawan dari wakil Bundesliga tersebut itu di babak penyisihan grup A pekan ke lima Liga Champions musim ini pada tengah pekan lalu. Padahal pada sebelumnya pemain tersebut itu sempat kehilangan posisi di tempat regular Setan Merah karena hanya mampu bermain dalam tujuh laga saja di semua ajang yang di ikuti oleh Setan Merah dan itu sudah termasuk dalam laga melawan tuan rumah Leverkusen lalu.

Pelatih asal Skotlandia itu pun lantas kemudian mengungkapkan bahwa dirinya itu berharap akan kelanjutan konsistensi yang ada pada pemainnya itu. Mengenai hal tersebut itu nantinya akan menjadi bukti bahwa Nani itu memang layak untuk bisa terus di catatkan oleh dirinya itu ke dalam skuad utama pada laga – laga selanjutnya yang akan di jalani oleh United ke depannya. Nani memang merupakan salah satu pemain yang mempunyai talenta bagus di dalam skuad kami. Kami memang sudah memberikan kesempatan kepada pemain tersebut itu untuk bisa merasakan bahwa dirinya itu di butuhkan oleh tim dan dia itu merupakan pemain yang penting bagi klub. Dia memang sangat membutuhkan hal tersebut itu dengan tujuan untuk bisa mengembalikan konsistensi yang bisa membuat dirinya itu mempunyai alasan untuk berkata bahwa dia itu merupakan pemain andalan tim dan layak untuk menghuni starting skuad regular di dalam tim.

Pada setiap laga yang dia mainkan memang dia terlihat selalu bekerja dengan sangat keras. Dia memang sangat membutuhkan itu semua untuk bisa memperbaiki konsistensi dan performanya lagi. Dia merasa sennag bisa berlatih kembali dan lebih untuk bisa melakukan tembakan dengan menggunakan ke dua kakinya. Kemampuannya itu memang sama bagus dengan para pemain yang lainnya. Dia merupakan pemain yang memiliki bakat hebat dan juga masih memiliki kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi. Kami memang  menginginkan untuk bisa memberikan sebuah kesempatan untuk melakukan hal tersebut. Dari pemain itu sendiri memang mempunyai harapan dengan sumbangan golnya tersebut itu nantinya bisa terus di percaya mengisi skuad utama United di dalam laga selanjutnya.

Mantan Bek Manchester United Minta Ryan Giggs Segera Pensiun

Mantan Bek Manchester United Minta Ryan Giggs Segera Pensiun

Mantan Bek Manchester United Minta Ryan Giggs Segera Pensiun

Ryan Giggs ternyata masih mendapat ucapan dari banyak kolega dan temannya terkait ulang tahunnya yang ke 40 pada tanggal 29 November kemarin. Setelah Rio Ferdinand memberikan komentar tentang penilaiannya atas Giggs, kali ini komentar dan pujian datang dari Gary Pallister, mantan pemain bertahan Manchester United. Dalam testimoninya Pallister dengan bercanda mengatakan jika Giggs sduah menghalangi pemain muda Manchester United mendapat kesempatan bermain. Gary Pallister juga menceritakan tentang kisahnya saat pertama kali bertemu dengan Giggs. Musim ini Ryan Giggs tetap menjadi salah satu pemain andalan Manchester United walaupun usianya sudah memasuki kepala empat. Selain menjadi pemain, Giggs juga menjadi salah satu asisten pelatih. Gary Pallister yang pernah membela Setan Merah dalam kurun waktu 1989-1998 mengatakan sambil bercanda jika sudah saatnya Giggs piensiun dari sepak bola karena membuat para youngster tidak bisa bermain. Pallister sendiri kagum dengan permainan Giggs dalam usianya kini.

Pallister sendiri pernah bermain bersama Giggs selama tujuh tahun dan dia bisa melihat secara langsung bagaimana pemain Wales ini tumbuh dan berkembang dibawah kepelatihan Sir Alex Ferguson. Pallister juga senang Giggs masih bisa memberikan kontribusi bagi tim dengan bermain di posisi kiri atau tengah lapangan. Walaupun Pallister mengakui jika Giggs tidak akan bisa bermain sebanyak pemain lainnya di dalam tim, tapi saat diturunkan Giggs masih bisa tampil bagus dengan kebugaran yang prima. Pallister juga melihat keputusan memainkan Giggs dalam laga kontra Bayer Leverkusen bukan sebagai bentuk simpati tapi karena Moyes tahu Giggs bisa memegang pernana penting dalam laga tersebut. Pallister yang kini berusia 48 tahun pertama kali bertemu di Manchester United saat Giggs masih berumur 15 tahun dan dipanggil dengan nama Ryan Wilson. Pads sebuah kesempatan, Pallister sedang berbincang dengan pelatih junior Paul Ince dan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson.

Saat itu Ferguson berkata baru ada pemain muda yang masuk ke tim dan bermain di sayap kiri dan Ferguson menyebut jika pemain ini akan menjadi bintang suatu hari nanti. Pallister kemudian menilai jika ap ayang dikatakan Sir Alex Ferguson saat itu sebagai sebuah pernyataan yang besar. Palister kemudian tahu kemapuan Giggs yang masih berusia 15 tahun taoi bisa mengungguli para pemain 16 dan 17 tahun. Dan Pallister akhirnya membenarkan pernyataan Sir Alex Ferguson yang dibuat pada 35 tahun yang lalu. Bersama Manchester United, Giggs kemudian menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Saat masih menjadi pemain junior, Giggs memang lebih dikenal dengan nama Ryan Wilson karena mengikuti nama ayahnya, Denny Wilson. Tapi seiring waktu Giggs kemudian memakai nama belakangnya seperti saat ini. Giggs adalah nama belakang ibunya yang dipakai saat belum menikah.

Berita Bola Online Aguero Nikmati Binaan Pellegrini

Manchester City v Manchester United - Premier League

Aguero Nikmati Binaan Pellegrini

Berita Bola Online – Berbeda dengan situasi dibandingkan penyerang lain Sergio Aguero mengaku lebih menikmati karir kepelatihan Manuel Pellegrini. Pelatih berkebangsaan Cili itu dianggap berperan besar dalam mengasah ketajaman bintang Argentina di musim 2013-14. Walaupun demikian hal yang berbeda justru dirasakan oleh penyerang Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, yang justru bersimpati dengan kondisinya saat ini di Manchester City, seiring dengan lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan ketimbang tim utama. Bagi mantan penyerang VfL Wolfsburg, kehadiran Pellegrini sempat menghidupkan ambisinya di awal musim ketika ia tampil reguler di tim utama sebelum kesulitan mulai dihadapi olehnya saat gagal menceploskan gol dalam beberapa kesempatan, sehingga roda kehidupan pun berputar, ia jadi lebih sering duduk di bangku cadangan bersama Alvaro Negredo. Sementara Sergio ‘Kun’ Aguero justru menyikapi hal ini lebih bijak.

Ia menganggap Manuel Pellegrini lebih pandai dalam melakukan pendekatan kepadanya, sehingga ia bisa menjadi lebih tajam dibandingkan era kepemimpinan sebelumnya, Roberto Mancini, yang notabene juga mempercayakan posisi penuh di tim utama ketimbang Dzeko. Dalam 10 pertandingannya untuk The Citizens, mantan juru gedor Atletico Madrid itu telah menceploskan 12 gol dan ia menempati jajaran utama dalam urusan mencetak gol pada musim kompetisi Liga Premier ini. Aguero beranggapan dengan kehadiran pelatih baru, yang didatangkan dari klub La Liga Malaga pada musim panas ini, telah membuat dirinya memiliki peran lebih besar dan menambah tingkat kepercayaan diri yang dimilikinya saat sang pelatih meminta lebih terhadap penampilannya di atas lapangan.

“Seperti yang sudah saya katakan di waktu lalu, bahwa semua pelatih memiliki gaya tersendiri dan keunikannya masing-masing. Mereka memiliki jalan keluar dalam setiap pertandingan dan cara mengatasi bila kondisi tim sedang kesulitan untuk menghadapi tekanan dan kami harus pandai untuk beradaptasi dengan apa yang diinginkan Pellegrini dan melakukan apa yang ia minta,” ujar Aguero. “Ketika sedang menjalani latihan rutin di sepanjang pekan, ia mengatakan kepada saya, dan ia menginginkan yang terbaik dari saya dalam setiap pertandingan. Hanya semudah itu saja.  Dan satu hal yang saya pikir berbeda dibandingkan pelatih sebelumnya adalah, ia selalu mengoreksi saya agar selalu tampil lebih baik lagi di setiap waktu.

“Ketika seorang pelatih melakukan hal itu kepada anda, maka ia akan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada anda dan salah satu hal utama yang ingin saya tunjukkan adalah membalas rasa kepercayaan itu dengan penampilan di atas lapangan.” Sementara itu di tingkat internasional, Aguero telah menjaringkan 19 gol dari 46 penampilannya dan ia mengaku sangat tertantang untuk memberikan gelar juara bagi Argentina di kejuaraan Piala Dunia 2014 mendatang. Penyerang berusia 25 tahun itu hampir dipastikan menjadi langganan tim nasional bila tidak dalam kondisi cedera, termasuk rekan senegaranya Lionel Messi dan ia menambahkan: “Impian bagi seluruh pesepakbola adalah membawa negaranya menjadi juara dunia. Demikian juga bagi saya. “Harapan dari orang-orang Argentina kepada kami adalah untuk memenangkannya, meski kami menyadari hal itu tidak akan pernah mudah, begitu banyak tantangan yang harus kami lalui. Satu hal utama adalah kami akan tampil sebaik mungkin untuk menjadi juara di Brasil.Berita Bola Online