Tag Archives: juventus

Agen Bola Juventus Taklukan 10 Punggawa Milan

Agen Bola Juventus Taklukan 10 Punggawa Milan

Juventus Taklukan 10 Punggawa Milan

Agen Bola – Disaat-saat genting itulah keputusan cepat dari sang manajer, Antonio Conte menyelamatkan kemenangan Juventus. Laga sambungan Serie A pekan ketujuh pada Senin (7/10) dini hari tadi mempertemukan Juventus dengan sang rival AC Milan di kemegahan Juventus Stadium. Keadaan cukup genting di kubu tuan rumah, sebelum akhirnya Conte melakukan penggantian pemain dan berhasil menyelamatkan skor 3-2 untuk Juventus. Membekuk AC Milan dengan skor tipis, Juve mengantongi 3 poin penuh dan merangsek naik ke kursi ketiga di klemasemen sementara. 19 poin yang berhasil terkumpul dari 7 partai, hanya berjarak 2 angka saja dari skuad yang kini merajai Serie A, As Roma. Sedangkan, Milan sendiri semakin terkubur jauh di posisi 12 dengan raihan 8 angka saja.

Jajaran Milan terasa bolong tanpa adanya pemain  bandel Mario Balotelli yang sedang menjalani masa hukuman skorsing. Sang manajer Massimiliano Allegri memberi peluang pada pemain cadangan, Alessandro Matri untuk berhadapan dengan mantan skuadnya, Juventus. Sedangkan di tim tuan rumah, Fabio  Quagliarella hadir sebagai starter. Menit awal telah dibuka dengan kedua kubu saling melempar ancaman. Tapi tim tamu memberi tusukan menyakitkan usai gol dari sang pemain gelandang Sulley Ali Muntari saat laga baru berjalan 19 detik. Kejutan tak menyenangkan ini dibalas dengan serangan bertubi-tubi oleh Juve ke lini bertahan Milan. Akhirnya Juve berhasil menyeimbangkan kedudukan melalui tendangan Andrea Pirlo pada menit ke 15.

babak kedua, Milan hampir kembali mencuri keunggulan. Robinho berhasil lolos dari perangkap off-side berkat operan dari Alessandro Matri. Beruntung, bola berbahaya masih dapat dihalau oleh Gianluigi Buffon. Berikutnya giliran Juve yang mencuri kesempatan.  Berturut-turut sekaligus gawang Milan diancam lewat sepakan  Paul Pogba yang ditepis dengan cantik oleh Christian Abbiati, serta sontekan dari Kwadwo Asamoah yang sayangnya masih kurang tepat. Menit ke 68, Conte mengganti Fabio Quagliarella dengan Sebastian Giovinco. Keputusan pintar karena baru satu menit di lapangan, Giovinco menyelamatkan Juve dari ancaman kekalahan.

Sodoran bola Arturo vidal diantisipasi dengan cerdik oleh Giovinco yang mengolah bola dengan melewati Christian Zapata, sebelum akhirnya mengecoh Christian Abbiati lewat bola mendatar. Milan pun semakin agresif berusaha memperoleh gol penyeimbang. Panasnya atmosfer di lapangan berbuah kartu kuning untuk Mexes yang melanggar Giovinco, wasit menggandakan kartu kuning Mexes karena dianggap protes berlebiha. Mexes terpaksa diusir dan Juve mendapat satu tendangan penalti. Maju sebagai eksekutor, sepakan Pirlo malah mengenai tiang gawang. Bola muntah segera dilahap oleh Giorgio Chiellini yang kembali memuntahkan bola ke dalam gawang Milan. Hingga peluit panjang ditiup, walau laga berjalan sengit namun akhirnya berakhir dengan skor manis untuk Juve. Agen Bola

Agen Bola Juventus Masih Konsisten Dengan Hasil Imbang

Juventus Masih Konsisten Dengan Hasil Imbang

Juventus Masih Konsisten Dengan Hasil Imbang

Agen Bola – Juventus, sang juara Serie A musim lalu lagi-lagi menelan hasil imbang saat menjamu tamunya yakni Galatasaray dengan skor akhir 2-2. Laga tersebut berlangsung pada tanggal 03 Oktober 2013. Di babak pertama, Didier Drogba berhasil membuat timnya unggul. Sebuah penalti yang berbau kontroversi berhasil dikonversi oleh Arturo Vidal menjadi sebuah gol. Fabio Quagliarella sendiri sempat membawa timya untuk unggul, namun akhirnya harapan untuk mendapat tiga poin kandas setelah Umut Bulut mencetak gol. Di lima belas menit pertama permainan sedikit membosankan.

Juventus dan Galatasaray tampak bermain dengan penuh hati-hati dan menahan diri untuk bermain dengan tempo yang cepat. Tapi, saat Drogba dan Bruma mulai melakukan tekanan pada tim tuan rumah, Bianconeri pun langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Fabio Quagliarella, dan Carlos Tevez serta Kwadwo Asamoah terus mencoba melakukan beberapa tendangan spekulasi dari arah luar kotak penalti.

Karena keasyikan melakukan seragan, menjadikan Juventus justru kehilangan konsentrasi untuk menjaga daerah pertahanan mereka. Hal ini terlihat saat Drogba berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Leonardo Bonucci dan menjadikan timnya unggul dengan skor 1-0. Gol Drogba yang dilakukan di menit yang ke 36 juga menutup pertandingan babak pertama. Walaupun Juventus terus menekan lini pertahanan Galatasaray dan menciptakan beberapa peluang namun selalu kesulitan dalam menembus gawang yang dijaga Fernando Muslera. Babak kedua pun dimulai, Mauricio Isla dimasukkan oleh Juventus untuk menggantikan Stephan Lichtsteiner. Winger Chile yang masuk tersebut menjelaskan jika Antonio Conte ingin menerapkan skema permainan dengan bola-bola silang. Masuknya Isla menjadi bukti dimana poros serang Bianconeri bermula dari sisi kanan dan menghidupkan adanya umpan silang.

Tevez, dan Quagliarela serta Vidal adalah pemain yang berbahaya untuk barisan pertahanan Galatasaray hingga menit yang ke 65. Tevez dan Quagliarella memang dikatahui mempunyai postur tubuh yang pendek, Conte pun menambah amunisi di barisan depan dengan memasukkan Fernando Llorente di menit yang ke 68 untuk menggantikan Bonucci, serta bermain dengan tiga orang penyerang dan dua orang bek tengah. Akhirnya Bianconeri mendapatkan hadiah penalti setelah Quagliarella sukses mengecoh wasit.

Vidal pun maju sebagai algojo penalti dan berhasil memanfaatkan peluang itu untuk menyamakan kedudukan di menit yang ke 78. Pertandingan pun semakin memanas. Di menit ke 87 dan 88 ada kejadian menarik. Juventus membuat kedudukan jadi 2-1 sesudah Quagliarella berhasil memanfaatkan umpan silang dari Andrea Pirlo. Tapi, keunggulan Juventus cuma bertahan selama satu menit sesudah pemain pengganti Umut Bulut berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2, setelah mendapat umpan dari Drogba. Gol dari Umut Bulut tersebut mengakhiri pertandingan matchday kedua Grup B. Dengan hasil imbang di dua laga terakhir Juventus berada di peringkat kedua. Sedangkan Galatasaray ada di bawah La Vecchia Signora. Agen Bola

Agen Bola Preview Liga Champions

Preview Liga Champions

Preview Liga Champions

Agen Bola – Juventus akan mengincar tiga poin penuh saat mereka menjamu raksasa Turki Galatasaray. kedua tim akan bertemu dalam lanjutan fase penyisihan grup B Liga Champions di Juventus Stadium (3/10) dini hari nanti. Juventus akan menjadikan laga ini sebagai kesempatan meraih kemenangan perdana mereka di Liga Champions. Ini karena di laga perdana mereka ditahan imbang tuan rumah asal Denmark, FC Copenhagen 1-1. Tiga poin perdana pun melayang dan Juventus harus tertinggal dua angka dari Real Madrid, satu-satunya tim di Grup B yang sudah meraih kemenangan. Dengan motivasi kuat ini, Juventus yang unggul materi pemain akan semakin diunggulkan.

Juventus tidak akan rela jika harus kembali mengulangi hasil tidak maksimal karena akan bertanding di depan pendukung sendiri. Antonio Conte bisa menurunkan semua pemain terbaiknya dalam laga ini. Carlos Teves yang mengalami cedera robek kaki di laga kontra Torino dan sempat diragukan bisa turun bermain, tetap dimasukkan Conte ke dalam susunan pemain. Andrea Pirlo yang disimpan di laga sebelumnya juga siap bermain dengan kondisi fisik sempurna.

Juventus juga punya modal bagus sebelum laga nanti malam dengan tidak terkalahkan di tiga laga terakhir mereka di ajang Seria A, termasuk menahan imbang Inter Milan. Tapi kekhawatiran yang muncul adalah fakta bahwa Juventus selalu meraih kemenangan dari tiga laga terakhir secara susah payah. Ini bisa dilihat dari selisih gol yang dibuat Juventus di tiga laga terakhir, tidak lebih dari satu. Kondisi lebih buruk dialami oleh tim tamu Galatasaray. Dari enam laga pertama Liga Super Turki, tim berjuluk Cimbom Aslan ini cuma meraih satu kemenangan dan empat imbang. Di Liga Champions bahkan mereka harus menelan kekalahan telak 6-0 kontra Real Madrid. Hasil buruk ini menurut beberapa media karena Fatih terim selaku pelatih tidak bisa fokus. Manajemen pun membuat keputusan berisiko dengan memecat pelatih tersukses Turki tersebut sebelum melawan Juventus. Sebagai penggantinya mereka merekrut eks pelatih Manchester City, Roberto Mancini.

mancini yang diharapkan bisa mengubah nasih Galatasaray harus mengawali debutnya melawan juventus, tentu bukan nasib yang baik bagi Mancini. Tapi pelatih Italia ini bisa emmanfaatkan pengetahauannya tentang permainan tim Italia karena sangat mengenalnya. Mancini berharap kombinasi Sneijder, Drogba dan Hamit Altintop bisa membawa Galatasaray membuat kejutan. Galatasaray harus waspada saat babak kedua berjalan. Musim ini Juventus sangat produktif karena sudah mencetak 11 gol dari delapan laga. Juventus juga punya Pogba yang semakin cemerlang musim ini. Agen Bola

Agen Bola Juve Lebih Minati Zuniga

Juve Lebih Minati Zuniga

Juve Lebih Minati Zuniga

Agen Bola – Juara bertahan Serie A Juventus melalui direktur umum Giuseppe Marotta mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin mengembalikan Aleksander Kolarov ke pentas Serie A. Kubu Bianconeri lebih meminati Juan Camilo Zuniga ketimbang mantan punggawa Lazio tersebut. Pemain berusia 27 tahun itu sempat dikaitkan dengan klub asal Turin tersebut, namun kini ia akan menetap di Etihad Stadium untuk batas waktu hingga kontraknya berakhir.

“Apakah kami tertarik dengan Kolarov? Tentu tidak, kami masih memiliki Pepe di posisi tersebut dan ia terus berjuang untuk memulihkan diri dan kami benar-benar mengandalkannya sejauh ini,” ungkap Beppe Marotta. Kendati demikian Marotta turut mengonfirmasikan kalau pihaknya tertarik untuk memboyong punggawa Napoli, Juan Zuniga, namun pihaknya tidak ingin mengacaukan proses pembicaraan mengenai kontrak baru sang pemain dengan Napoli. Beppe Marotta menambahkan: “Zuniga merupakan tipe pemain yang kami minati. Ia bermain penuh dengan intensitas pertahanan yang baik dan juga permainannya tenang, sehingga bisa mengatur alur serangan lawan dengan baik. “Tetapi situasi ini milik Napoli. Mereka yang berhak menentukan apakah ingin atau menolak penawaran kami. Terlebih saat ini kedua pihak sedang terlibat pembicaraan mengenai kontrak baru. Di sini kami membicarakan mengenai pemain yang begitu penting untuk pelatih Rafael Benitez di setiap pertandingannya.

“Saya pikir ia akan menjadi satu-satunya penghalang bagi kami, di mana tentunya Benitez tidak ingin menjual pemain tersebut ke Juventus. “Juventus memiliki hubungan yang baik dengan Napoli dan kami sama sekali tidak memiliki niat untuk turut campur tangan mengenai kontraknya tersebut, atau pun mencoba mengganggunya.” Berkenaan dengan pembicaraan kontrak baru Zuniga, Benitez mengaku kalau ia sangat yakin dan percaya pemainnya itu menyepakati klausul kontrak baru yang ditawarkan kepadanya dan memilih untuk bertahan di Napoli. Benitez mengatakan: “Zuniga merupakan bagian penting di Napoli. Kami sedang mengadakan pembicaran dengannya, perihal kontrak baru yang akan ditawarkan pihak klub kepadanya.

“Ia mengatakan kepada saya bahwa kedua pihak terkait sudah memasuki tahap pendekatan yang baik dan Zuniga pun menunjukkan sikap ingin tinggal dan bekerja dengan baik untuk Napoli.” Kontrak pemain berusia 27 tahun itu dengan Napoli tinggal tersisa 12 bulan dan Zuniga sempat mengutarakan keinginannya untuk bermain dengan Juventus ketika roda kompetisi di musim ini bergulir. Walaupun pemberitaan Juventus untuk mengincar Zuniga sangat besar, namun Beppe Marotta menegaskan kalau pihaknya tidak akan menjual Mauricio Isla, yang saat ini menjadi perburuan bagi rival terdekatnya, Inter Milan. “Isla tidak akan meninggalkan Turin,” tegas Marotta. “Ada keterkaitan dengan salah satu klub, namun kami dengan lantang mengatakan tidak. “

Kendati Mauricio Isla tidak dilepas oleh Bianconeri namun Marotta justru memberikan lampu hijau kepada dua pemain depannya, Alessandro Matri dan Fabio Quagliarella, untuk meninggalkan Turin sesegera mungkin. “Juventus merupakan sebuah klub besar dan tentu akan ada perpisahan dengan pemain lainnya dan mengucapkan selamat tinggal,” lanjut Marotta. “Pada kenyataannya kami memiliki enam penyerang dan hal ini mungkin sudah terlalu banyak bagi kami. “Keputusan kini berada di tangan Matri dan Quagliarella, apakah mereka siap meninggalkan Turin atau tetap memilih bertahan dengan catatan harus rela menjadi pemain cadangan.” Agen Bola

Agen Bola Conte Membela Penyerang Barunya

Conte Membela Penyerang Barunya

Conte Membela Penyerang Barunya

Agen Bola – Antonio Conte tak mau menuding kegagalan Juventus karena tak bertaringnya sang striker baru, Llorente. Dianggap Conte, Llorente masih dalam proses adaptasi. Fernando Llorente, striker anyar Juventus ini menghadapi kritik tajam tentang proformanya yang buruk di laga pra musim. Penyerang yang diperoleh Juve dengan status bebas transfer dari Athletic Bilbao dinilai tak akan mampu membawa Juventus memenangi laga musim depan.

Tur pra musim tak berjalan mulus untuk  skuad hitam putih ini. Mereguk kegagalan demi kegagalan di tiap laga, membuat skuad ini sedikit limbung menghadapi musim depan. Tak berhasil menggondol kemenangan di turnamen segitiga Trofeo TIM yang juga menyertakan AC Milan serta Sassuolo, Bianconeri pun tak jua memenangi laga tur pramusim di Amerika Serikat. Berhasil merekrut striker kelas dunia ke dalam klub, rupanya tak cukup membuat Juventus akhirnya mendulang kemenangan. Fernando Llorente dan Carlos Tevez yang membela Juventus mulai dari laga pra musim, malah dianggap sumber dari kegagalan skuad asuhan Antonio Conte ini. Namun, sebagai pelatih, Conte menganggap kemandulan timnya tak ada hubungan dengan Llorente. Dan apabila permainan Llorente dianggap belum maksimal, tak lebih hanya karena striker ini belum beradaptasi benar dengan alur permainan Juventus.

“Menyalahkan satu pemain adalah cara yang salah karena kami bermain sebagai tim. Llorente datang tiga pekan lalu dan telah bekerja keras,” bela pelatih 44 tahun. “Dia berusaha beradaptasi dengan sistem kami. Seharusnya [publik] memberi lebih banyak respek dan tidak hanya mengkritik seseorang untuk menciptakan kontroversi.” Mengenal pemain-pemain saya memberikan saya kepercayaan diri. Terkait hal itu, saya sangat tenang.Saya bisa menggaransi profesionalisme mereka.”  Ditanyakan mengenai buruknya proforma Juventus di turnamen pra musim, Llorente menyatakan dirinya akan tetap tenang dan fokus dalam persiapan laga musim depan, dna mengharap timnya berlaku sama. Ia pun menegaskan, tak ada apapun yang dapat dipanikkan mengenai mimpi buruk Juventus dalam laga musim kemarin.

“Ini bukanlah saat di mana hasil menjadi penting. Kesimpulan baru bisa diambil pada akhir musim,” ujar Llorente. “Itulah mengapa kami harus tetap tenang dan optimistis. Kami bekerja dengan baik selama kamp latihan dan kerja keras itu bisa amat melelahkan.” Meskipun demikian, gencar rumor yang mengatakan bahwa pada turnamen kontra Lazio nanti, Fernando Llonte tidak akan diturun mainkan oleh Conte.

Bianconeri akan berhadapan dengan Lazio dalam Piala Super Italia, pada 18 Agustus nanti di Roma. Di laga itulah dikabarkan bahwa Llorente hanya akan duduk dibangku cadangan. Meskipun beberapa kali tertangkap kamera wartawan, Conte berbicara empat mata dengan Llorente disela jam latihan untuk menjelaskan mengenai taktik.  Dan terlihat jelas raut kecewa Conte kepada Llorente atas buruknya proformanya di Juventus. Agen Bola